Langsung ke konten utama

Pura Gunung Kawi, Bali

Its been a while since last time i wrote for this blog. Too much to do, too much to think, and too much to take care. Expecially my leg!!
Fiuuhh, setelah sekian lama, akhirnya aku kembali ke blogku. Kali ini, jalan-jalan lagi kitaa..Aku bawa kaliannn semua ke Pura Gunung Kawi, Bali. Please Enjoy... ;)


Pura Gunung Kawi yang aku tau, ada dua. Yaitu Pura Gunung Kawi Sebatu dan Pura Gunung Kawi Tampak Siring. Kedua pura ini termasuk tempat wisata yang diminati oleh Wisatawan Asing, terbukti pada waktu aku dan teman-teman kesana banyak terlihat Wisatawan Asing yang sedang berkunjung pula. :)



#Pura Gunung Kawi Sebatu
Kawasan Pura ini tidak terlalu besar dan mudah untuk dijangkau. Tiket masuk untuk domestik hanya seharga Rp 6000. Murah tho!! Dan seperti biasa, aturan untuk masuk pura harus menggunakan kain / celana panjang. Tapi jangan khawatir, di sana disediakan kain untuk pengunjung yang menggunakan celana pendek yang tidak bawa kain sendiri. Untuk peminjaman kain + selendang, FREE!!!

RUTE :
Untuk mencapai lokasi ini, aku kemarin ambil rute : Denpasar - Sukawati - Ubud - Tegal Lalang - Dujung Kaja. Setelah sampai di daerah Dujung Kaja, nanti belok kanan begitu ada belokan ke kanan (ke arah timur); kemudian ambil ke kiri begitu menemukan perempatan kecil. Jarak pura dari perempatan itu, gak jauh kok...Kalau tersesat atau ragu, silahkan tanya ke penduduk sekitar. Mereka akan menjelaskan dengan senang hati (udah dibuktiin kemarin..hehe)

SEJARAH :
Sebenernya pura ini ada sejarahnya, tapi berhubung pada waktu itu kami hanyalah jalan-jalan tanpa guide,yaaaa sampe sana cuma photo-photo ; ngeceng ; plonga plongo ngeliat wisatawan asing yang sedang dijelasin sejarah pura oleh guide masing-masih. Dohhh, iri deh....!! Tapi, tak putus asa. Pulang dari jalan-jalan, langsung buka google -- "sejarah pura gunung kawi sebatu". :D...Beginilah nasib turis domestik yang hanya mengandalkan peta + google... ^_^





#Pura Gunung Kawi Tampak Siring
Lokasi pura ini gak terlalu jauh dari Pura Gunung Kawi Sebatu. Jadi sekali jalan, bisa kunjungi 2 pura sekaligus. Untuk tiket masuknya, sama kayak Pura G. K. Sebatu, yaitu seharga Rp. 6000. Namun disini, untuk sewa selendang + kainnya dikenakan biaya seikhlasnya. Oya, FYI ajah. Sewa payung disini Rp 5000, karna kemarin pas sampai sana ujan euy. Tapi gak bikin semangat jadi turun, malah bisa foto-foto pakai payung warna warni... ^_^ (still, the show must go on. wkwkwk)

RUTE :
Untuk mencapai rute ini, jika dari Pura Gunung Kawi Sebatu cukup mudah. (semoga penjelasannya bisa diimajinasikan :D)...keluar dari Pura Gunung Kawi sebatu langsung ketemu perempatan kecil, ambil kiri (ke arah timur). Kemudian ikuti jalan sampai ketemu pertigaan pertama, belok kiri. Kemudian ikut jalan lagi, hingga ketemu pertigaan ambil kanan lalu langsung ambil ke kiri. Lalu terusss sampai ketemu jalan besar (seharusnya ketemu jalan raya tampak siring), barulah ambil ke kanan (kalau ketemu perempatan besar, lurus ajah. Bagi yang ingin ke tirta empul bisa ambil jalan ke kiri). Lalu dari sini, tinggal amati plang di kiri jalan. Begitu ketemu plang Pura Gunung Kawi, disitulah lokasinya... :)

LOKASI & KEADAAN SEKITAR :
Untuk menuju pura, ada tantangannya. Kita harus turun sekitar 300an anak tangga. Pas menuju ke pura sih enak, karna turun tangga. Pas pulangnya baru kerasa cuappeeekkk dan ngos-ngosann! Mending dari awal udah disiapin, mental kaki dan betisnya. Biar gak shock.. :p

Waktu turun ke arah pura, kanan dan kiri jalan terdapat kios-kios penjaja kerajinan dan baju-baju. Ada 1 barang yang baru kutemui disitu, yaitu tempat lampu bulat yang terbuat dari kayu ukir. Sayang, tak kubeli waktu itu. karna masih inget punya 1 tempat lampu dari rotan yang blum kuberesin. Oya, selain itu, nanti di kanan dan kiri jalan bisa juga dilihat sawah. Ada yang model terasering jugak. Jadi, turun 300an anak tangga, gak ngeboseninlah...banyak pemandangan ini. :)

Begitu sampai di areal Pura, it means....photo session dimulai. :D . Enjoy....

ps. selama disini, ikutilah aturan-aturan yang ada. untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan :)






-- photo merupakan koleksi pribadi & Rysardie T. Liwan --

Komentar

mumum mengatakan…
Hei,

Aku mumun, lagi ngintip blog mu buat nulis blog sendiri juga tentang jalan-jalan ke Gunung Kawi.

Ohya, blogku www.indohoy.com. Mampir kalo lagi keabisan bahan bacaan...

Browse lagi ah blog lu, kali ada objekan jalan-jalan lain yang menarik
Inan mengatakan…
Menarik banget nih pura gunung kawi ini.
Unknown mengatakan…
Bagus banget pura gunung kawi ... tempat wisata indonesia

Postingan populer dari blog ini

Pantai sepi yang kusebut Pantai Gunung Payung

Menikmati pantai di bali ini, gak ada habis-habisnya. Mulai dari yang paling rame *lirik kuta, sampe akhirnya yang tak bernama sekalipun. Pantai yang akan kubahas kali ini, termasuk pantai yang belum bernama, dan masih belum terjamah sama sekali oleh para kontraktor. Pantai yang belum bernama ini, dekat dengan Pura Gunung Payung dan jalan masuknya dari Jalan Gunung Payung ( denah lokasi ). Jadi, aku berinisiatif untuk menamainya dengan Pantai Gunung Payung. Sedikit tidak kreatif memang, tapi daripada gak nyambung sama sekali namanya jadi kuambil nama daerahnya aja. hehehe... Masih sangat jarang orang yang berkunjung ke pantai ini, dilihat dari keadaan sekitar pas aku datang pertama kali yang terlihat hanyalah ibu-ibu penjual minuman dan camilan ringan. Kami pun parkir di sebelah dia menjajakan jualannya. Ada 1 bale kecil di areal parkir, dan di sebelahnya langsung terlihat anak tangga yang bisa dipake untuk turun ke bawah, ke pantai gunung payung. Bersiap-siaplah, karna lebih dar...

Makassar & Toraja

pada bulan Mei 2012, akhirnya kesampaian juga ke tanah Sulawesi : Makassar & Toraja. cita-citanya sih simple aja mau ngapain di kota ini. di kota Makassar : mau makan-makan enak, di Toraja : mau lihat budaya yang belum kulihat secara langsung. Transportasi Makassar-Toraja : jauh-jauh hari sebelum keberangkatan ke Makassar, aku sudah booking seat Bus Bintang Prima PP untuk rute Makassar --> Toraja. Pemesanan tiket hanya bisa dilakukan via telp 04114772888(Makassar) & 042321142(Rantepao). Harga tiket 100000IDR untuk bus yang eksekutif biasa, dan 120000IDR untuk bus super eksekutif. Perjalanan Makasar ke Toraja : bus pagi karena aku ambil perjalanan pagi dari denpasar ke makassar, maka aku pun booking bus pagi untuk rute Makassar--> Toraja. Daripada jauh-jauh ke makassar untuk ke pool bus Bintang Prima, aku memilih untuk menunggu di Rumah Makan Putri Minang. lokasi rumah makan putri minang ini gak jauh dari bandara. dari terminal kedatangan domestik, naik shuttle bus...

Olah Raga pagi di Denpasar

Pagi pagi olah raga di Lapangan Renon ini ternyata seru juga. Selain kita bisa olah raga lari, jalan santai, kita pun bisa : 1. Sepak bola Karena lapangan ini luas, ada 2 lapangan yang bisa digunakan untuk sepak bola sama temen-temen. Kalau anda punya anak, bisa juga ikut tim sepak bola junior disini. Seringkali liat sore hari sih :) 2. Yoga, Tai Chi dan senam SKJ Seringkali di pinggir lapangan liat ada Yoga ataupun Tai Chi, berminat ? Bisa langsung join kok. Kalau minggu pagi, ada senam SKJ rame-rame disini. Seru kan! 3. Wisata Museum Rakyat Perjuangan Bali Setelah olah raga pagi sah sah aja kok kalo mau mampir ke Museum Bajra Sandhi. Museum ini menceritakan perjuangan Rakyat Bali dahulu kala, cerita disuguhkan dalam bentuk foto-foto. Tiket masuknya 5000IDR saja! 4. Mengajak hewan piaraan olah raga Yang harus olah raga, ga cuma kita donk. Hewan piaraan juga harus olah raga (malah terkadang hewan piaraan lebih aktif daripada kita, bener gaak??) Atau mungkin mau cari pasan...