Langsung ke konten utama

Pantai Pandawa yang tak lagi rahasia

Pantai Pandawa terletak di Desa Kutuh kabupaten Badung, tidak jauh dari Pantai Gunung Payung. Untuk mencapai pantai, kita tidak perlu menuruni ratusan anak tangga, seperti yang ada di pantai Bali Selatan pada umumnya. Menuju ke pantai Pandawa, pengunjung dimanjakan dengan jalanan aspal langsung menuju ke pesisir pantai, melewati jalan yang diapit oleh tebing terjal di sisi kanan dan kiri jalan hingga akhirnya terlihat pemandangan pantai dari kejauhan. Welcome to Pandawa beach, my friends!

Jalan menuju ke Pantai Pandawa

Membaca poster "Pantai Pandawa, the secret beach" di jalan masuk ke Pantai Pandawa, langsung membuat otakku berimajinasi akan pantai yang masih sepi dan tenang. Ternyata, aku salah total. Pantai Pandawa tak lagi rahasia! Begitu banyak mobil dan motor yang sudah memadati parkiran membuat imajinasi dalam benakku buyar begitu saja. Seperti dugaanku, sesampainya di pesisir pantai ramai pengunjung dengan aktifitasnya masing-masing. Ada yang lagi tiduran di kursi malas, ada yang lagi pijat-pijat, ramai orang sedang berenang di pantai, ada yang sedang berkano ria, beberapa orang sedang antri jagung bakar dan di kejauhan tampak beberapa orang sedang berselancar.



Ramainya pengunjung

Bocah asik bermain


Untungnya, Pantai Pandawa ini panjang. Jadi aku jalan menyusuri pantai ke arah barat mencari spot yang tidak begitu ramai oleh pengunjung. Biar berenangnya bebas kesana-kemari (padahal ombak sedang tidak tenang. Jadi kesana kemarinya karna kehempas ombak. hehe...)


Jalan-jalan menyisir pantai

Oiya, desa Kutuh ini termasuk salah satu sentra penghasil rumput laut di Bali. Makanya pas jalan-jalan mencari spot yang sepi, aku gak heran melihat ada rumput laut sedang dijemur di atas potongan bambu.


Rumput laut

Sunset dengan langit yang cantik 

Lokasi pantai di sekitar sini. Biaya masuk ke lokasi 2000IDR.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hong Kong Trip and Travel Guide

Liburan ke Hong Kong selama 6 hari dan aku takjub dengan transportasi, tata kota dan fasilitas umum yang sangat membantu untuk tuna netra dan penyandang cacat! Sesuatu yang belum aku temui di Bali, Indonesia ini. Trotoar di bali pun bisa ditemui di beberapa lokasi saja. Sayang banget ya. Ini dia catatanku untuk jalan-jalan ke Hong Kong #Persiapan ke Hong Kong Jauh-jauh hari sebelum ke Hong Kong aku sudah mulai hunting tiket penerbangan dan mulai ngelirik di hotel mana aku mau tinggal. Tentu saja aku pun mulai cari tau mengenai transportasi disana, serta mulai mencatat apa saja yang mau aku kunjungi dan catat di word document dan menaruhnya di Google Drive yang aku bisa save it on device. Jadi saat tak ada sinyal internetpun, aku masih bisa nyontek catatan buat liat rute. lihat catatanku disini Apps yang aku download #Octopus card Di Hong Kong, octopus card ini berperan besar dalam pembayaran transportasi dan bisa dipakai juga untuk belanja di McD, seven eleven, dan banya...

Camping dimana? di Pantai Siung aja!

Sudah pernah ke Gunung Kidul, sisi selatan Yogyakarta? Sudah pernah pernah main ke pantainya dari baron ke arah barat ataupun dari baron ke arah timur? Kalo belom, masukin ke itinerarymu yaa kalo berkunjung ke yogya :) Nah, salah satu pantai di Gunung Kidul yang bisa dikunjungi bahkan diinapi adalah Pantai Siung . Pantai ini terletak jauh di sebelah timur pantai baron. Berbekal kemah pribadi atau hammock, kamu bisa menikmati pantai siung semalam suntuk. Di sekitar pantai, sudah ada warung penjaja makanan, jadi jangan takut kelaparan kalo males masak sendiri. Sudah ada wc umum juga untuk mck. Bisa mendirikan tenda di mana saja yang kamu suka dan jangan takut kesepian, karna malam hari lumayan rame lho yang berkemah dan berhammock disini. Bisalah lirik-lirik sebelah kalo mau kenalan  sekedar minta camilan. Pantai siung ini, kurang banyak aktifitas di air yang bisa dilakukan karena ombak terlalu besar untuk bisa berenang dan pantai cenderung karang. Ada 1 spot di antara batu-ba...

Pembuatan garam laut, Cafe Garam, Amed, Bali

Ada 2 tempat pembuatan garam laut di sisi Bali timur yang aku tahu persis lokasinya. Amed dan Kubu. Namun, 3 kali singgah di Kubu, aku kurang beruntung. Tidak ada aktifitas pembuatan garam laut saat aku datang kesana. Menurut penduduk sekitar, karna saya datang terlambat (sore) dan saat musim penghujan. Haa, tapi pernah 1x aku datang di bukan musim penghujan dan siang harii, tapi tetap tidak ada penggarap garam. Pupusss harapan... September 2014, diving trip ke Amed, aku menggunakan Amed dive center  yang ternyata berlokasi tepat di sebelah cafe garam. Cafe garam sendiri menyediakan menu western dan indonesia, sekaligus menjual garam yang sudah di package hasil olahan ibu-ibu penggarap di ladang garam di sisi belakang cafe persis di pinggir pantai. Tempat pengolahan garam laut, persis di sisi pantai Tempat untuk menyaring air laut dengan tanah yang sudah digunakan berulang kali untuk filter air laut. Di sisi kanan (dibawah kayu yang miring), itu adalah tempat untuk mena...