Langsung ke konten utama

Chocolate Monggo




Beli Chocolate Monggo pertama kali tuh karna penasaran. Ketemu di antara sejumlah makanan dan minuman yang dipajang deket kasir di Mirota Batik, bungkusan unik berwarna coklat, setelah kubaca....produk lokal bo!!!Widiwww....semakin pengen taulah aku rasa coklat ini. Buru-buru ke kasir, dan bayar. Lalu kubuka. Gosshhh, maknyuuusssss tenannnn!! Gak kalah ama coklat buatan luar negeri atopun negara tetangga. Trust me...


Kenapa aku beli coklat ini...Well, its all because :
1. Rasanya yang wenaakk tenan (bagi yang doyan coklat, terutama dark coklat). *teteppp, nomer satu masalah rasa!!*
2. Produk Dalam Negeri. Sudah sewajarnya kalo kita cinta produk dalam negeri donk ya. Apalagi ini produk Yogya aseli. So, selain Bakpia, coklat ini bisa juga jadi alternatif oleh-oleh dari Yogya.
3. Dengan harga yang tidak terlalu mahal, kita dah bisa makan coklat enakk.


Apa aja yang bisa kita temukan di gerai Chocolate Monggo :
Ya tentu ajah coklat!! Untuk rasanya ada macem-macem. Ada Praline, dark coklat 58% dan 69%, trus ada Caramello, Cashew Nuts, Strawberry, White Chocolate dan masih banyak lagi dehhh. Selain itu, ukurannya ada bermacam-macam. Besar, kecil, dan potongan kecil-kecil sebagai teman minum teh/kopi. Semuaa bisa dibeli di gerai Chocolate Monggo di kotagede, Yogyakarta ataauuu di gerai-gerai dimana Chocolate Monggo udah menjalin relasi seperti mirota batik misalnya. Untuk salespoint chocolate monggo ada di sini. Fiuhh, makan coklat monggo jadi bikin kangen Yogyaa...Thats all for this time, fellas. Enjoy the chocolate ;)



...Chocolate Monggo...
CV. Anugerah Mulia
Jalan Dalem KG III / 978
RT 043 RW 10
Kel. Purbayan Kotagede, Yogyakarta
Phone : 0274 - 7102202
Jam Buka : Senin - Jumat, 08.00 - 16.00 WIB, Sabtu 08.00 - 15.00 WIB


++ gambar diambil dari www.chocolatemonggo.com ++

Komentar

Anonim mengatakan…
harganya berapaan mbak?
Ignasia Rosa mengatakan…
Kalau waktu itu saya beli :
Kotak isinya 24 (potongan kecil-kecil), harga Rp. 35.000.
Chocolate Monggo size kecil, Rp 12.000
Chocolate Monggo size besar saya lupa, sekitar Rp 20.000an.

harga dapat berubah sewaktu-waktu. ;)
Anonim mengatakan…
Wah, aku tau nih sekarang harus bawa oleh-oleh apa kalau ke Bali. Wakakakaka....
Ignasia Rosa mengatakan…
yeesss.....asiiikkkkk. mau yang dark chocolate 58% yaaa :D *gak pake malu-malu*

Postingan populer dari blog ini

Hong Kong Trip and Travel Guide

Liburan ke Hong Kong selama 6 hari dan aku takjub dengan transportasi, tata kota dan fasilitas umum yang sangat membantu untuk tuna netra dan penyandang cacat! Sesuatu yang belum aku temui di Bali, Indonesia ini. Trotoar di bali pun bisa ditemui di beberapa lokasi saja. Sayang banget ya. Ini dia catatanku untuk jalan-jalan ke Hong Kong #Persiapan ke Hong Kong Jauh-jauh hari sebelum ke Hong Kong aku sudah mulai hunting tiket penerbangan dan mulai ngelirik di hotel mana aku mau tinggal. Tentu saja aku pun mulai cari tau mengenai transportasi disana, serta mulai mencatat apa saja yang mau aku kunjungi dan catat di word document dan menaruhnya di Google Drive yang aku bisa save it on device. Jadi saat tak ada sinyal internetpun, aku masih bisa nyontek catatan buat liat rute. lihat catatanku disini Apps yang aku download #Octopus card Di Hong Kong, octopus card ini berperan besar dalam pembayaran transportasi dan bisa dipakai juga untuk belanja di McD, seven eleven, dan banya...

Pembuatan garam laut, Cafe Garam, Amed, Bali

Ada 2 tempat pembuatan garam laut di sisi Bali timur yang aku tahu persis lokasinya. Amed dan Kubu. Namun, 3 kali singgah di Kubu, aku kurang beruntung. Tidak ada aktifitas pembuatan garam laut saat aku datang kesana. Menurut penduduk sekitar, karna saya datang terlambat (sore) dan saat musim penghujan. Haa, tapi pernah 1x aku datang di bukan musim penghujan dan siang harii, tapi tetap tidak ada penggarap garam. Pupusss harapan... September 2014, diving trip ke Amed, aku menggunakan Amed dive center  yang ternyata berlokasi tepat di sebelah cafe garam. Cafe garam sendiri menyediakan menu western dan indonesia, sekaligus menjual garam yang sudah di package hasil olahan ibu-ibu penggarap di ladang garam di sisi belakang cafe persis di pinggir pantai. Tempat pengolahan garam laut, persis di sisi pantai Tempat untuk menyaring air laut dengan tanah yang sudah digunakan berulang kali untuk filter air laut. Di sisi kanan (dibawah kayu yang miring), itu adalah tempat untuk mena...

Phillip Island Nature Park Melbourne

Absolutely wonderful!  We were here at Phillip Island Nature Park. With only 1 purpose. To see: Penguins!! 💕💕 I amazed on how they really take care the penguins really seriously. All visitors are able to see the penguins from far apart, to see them go back to their home on sundown time. It's really worth a visit when you are in Melbourne. You see the penguins, you will experience the other side of Melbourne.  Tips of the day: Just keep going and don't stop wander.